Langkah Baru Komisi Perjudian Inggris dalam Penilaian Risiko Keuangan
Komisi Perjudian di Inggris baru saja meluncurkan sebuah program bertahap yang disebut Evaluasi Risiko Keuangan (ERF). Program ini bertujuan untuk mengendalikan pola pengeluaran yang berisiko tinggi di kalangan pengguna judi, dengan fokus pada peningkatan tanggung jawab sosial dan penurunan risiko keuangan bagi mereka yang melakukan pengeluaran signifikan.
Program Tahap Awal ERF
Implementasi ERF dimulai dengan menargetkan operator perjudian besar dan konsumen dengan kebiasaan pengeluaran yang ekstrem. Pada tahap ini, mereka yang menyimpan lebih dari £5,000 dalam sehari akan dievaluasi melalui laporan kredit. Kebijakan ini diperkirakan mempengaruhi sekitar 0,5% pengguna judi di Inggris. Kelompok dengan risiko lebih tinggi akan diidentifikasi dengan ambang penilaian yang lebih rendah, yaitu £2,500 per hari. Setelah sistem ini dioptimalkan, penilaian akan otomatis diaktifkan jika jumlah setoran melebihi £1,000 dalam sehari atau £3,000 dalam kurun waktu 90 hari untuk mereka yang di atas 25 tahun, dan £750 dalam 24 jam atau £2,000 dalam 90 hari bagi mereka yang berusia di bawah 25 tahun.
Konsultasi dan Penyesuaian
Sebelum mengakhiri tahap awal, Komisi akan menggelar konsultasi dengan industri terkait dan para pemangku kepentingan. Tim khusus akan dibentuk untuk menyempurnakan kriteria evaluasi dan menyusun panduan tambahan. Regulator menekankan bahwa meski mungkin timbul ketidaknyamanan dari kebijakan ini, pemeriksaan akan dilakukan secara tidak mengganggu dan tidak akan mempengaruhi skor kredit pengguna.
Data Hasil Uji Coba ERF
Inisiasi awal ERF yang dilakukan sejak Agustus 2025 mengungkapkan bahwa 97% pengguna yang melampaui batas pengeluaran terdeteksi dengan data dari CRA, jauh lebih tinggi dari ekspektasi awal yang hanya 80%. Selama uji coba ini, pemeriksaan lanjutan dilakukan jika setoran bulanan memuncak pada £500. Memasuki fase kedua mulai Februari 2025, ambang batas diturunkan menjadi £150.
Alasan dan Kebijakan Data Lainnya
Komisi menyatakan bahwa pelanggan dengan pengeluaran besar lebih rentan terhadap masalah keuangan. Mereka memiliki kemungkinan dua hingga empat kali lebih tinggi untuk memasuki manajemen utang dan dua hingga lima kali lebih berisiko gagal bayar dibandingkan populasi umum. Diperkirakan kurang dari 3% akun akan mengalami evaluasi setelah penerapan penuh ERF. Dari kasus-kasus tersebut, diprediksi kurang dari satu dari 1,000 memerlukan verifikasi lebih lanjut, seperti pemeriksaan identitas tambahan atau akses data perbankan terbuka.
Urgensi Evaluasi Risiko Keuangan
Dengan menerapkan evaluasi risiko keuangan secara bertahap, Komisi berharap dapat menciptakan lingkungan perjudian yang lebih aman dan bertanggung jawab. Program ini diharapkan untuk menurunkan risiko finansial di kalangan pengguna dan memastikan operator perjudian menerapkan praktik terbaik untuk menangani risiko tinggi pelanggan.